6 Tips Singkat Untuk Mengelola Stok Yang Ada Di Gudang

Pallet Plastik Jakarta – Dalam sebuah manajemen gudang, ataupun pergudangan modern yang dimiliki saat ini, tentunya terdapat istilah ‘stock’ ataupun persediaan yang ternyata cukup penting dalam urusan logistik maupun perusahaan itu sendiri. mengapa bisa begitu?

Segala bentuk barang ataupun produk yang bersifat persediaan pastinya akan memiliki sebuah jangka waktu dalam penyimpanannya, persediaan inilah yang membutuhkan pallet dan rack sebagai tempat untuk menyimpannya. Untuk mencari tahu harga pallet plastik yang berkualitas, bisa langsung mengunjungi Safeway dengan berbagai tipe yang sesuai kebutuhan.

Stock ataupun persediaan ini dapat dikatakan ideal untuk disimpan bila berada dalam posisi ataupun tingkatan yang paling ekonomis tanpa melibatkan resiko terhadap sebuah perusahaan. Untuk itu, berikut akan kami berikan 6 tips untuk mengelola stok yang ada di gudang, agar tercipta proses disitribusi yang tepat bagi perusahaan.

  1. Mengelola gudang penyimpanan secara tepat

Sebelum memasuki proses pengelolaan persediaan barang, tentunya kita harus memastikan dulu pengelolaan gudang yang secara tepat dan teratur. Hal ini termasuk seperti menjaga persediaan atau stock barang tetap dalam kondisi yang layak, baik dan tetap normal. Maka dari itu, salah satu yang harus diperhatikan adalah suhu gudang, temperatur, gudang hingga kelembapan yang ada pada gudang.

Selain itu proses pengendalian hama juga sangat penting untuk dilakukan apalagi menyangkut barang persediaan yang tidak dapat bertahan terlalu lama. seperti bahan baku makanan dan lain-lain.

  1. Membangun SOP yang cukup efektif dan efisien bagi kegiatan logistik

Setiap kegiatan harus memiliki SOP atau Standard Operational Procedure, tak terkecuali dengan manajemen pergudangan ataupun saat mengelola persediaan barang. Kesemuanya harus disusun secara teliti dan tepat agar dapat dijadikan pedoman untuk melakukan pekerjaan harian secara terus menerus. Hal ini juga yang dapat meringankan pekerjaan operasional dari semua pihak, termasuk untuk mengetahui hambatan-hambatan serta berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

  1. Merawat setiap persediaan barang yang ada

Setelah sukses menciptakan sebuah pengelolaan gudang yang baik lengkap beserta dengan SOP nya, maka saatnya untuk merawat setiap persediaan yang ada. setidaknya ada rumus bernama ‘5R’ untuk menciptakan sebuah pengolahan persediaan secara baik dan benar. 5R yang dimaksud adalah Ringkas, Rajin, Rapi, Rawat, dan Resik.

  1. Rutin melakukan Stock Opname

Mungkin kata-kata Opname identik dengan rumah sakit, namun disini istilah ini merupakan kata lain dari menghitung secara fisik persediaan barang yang ada. teknik ini bertujuan untuk mencari tahu dan mencocokkan antara catatan yang ada di buku, apakah sesuai dengan yang ada di gudang. Selain itu, dengan cara ini dapat ditemukan apakah ada jenis-jenis transaksi yang belum tercatat ataupun miss. Dan teknik ini merupakan bagian dari fungsi Sistem Pengendalian Intern (SPI).

  1. Melakukan pengecekan persediaan secara rutin dan berkala

Tentu, semua hal yang berhubungan dengan logistik harus dilakukan pengecekan secara rutin dan berkala, termasuk melakukan pengecekan terhadap persediaan barang yang ada di gudang. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada barang persediaan yang cacat, rusak, ataupun berubah kondisi pada saat penyimpanan. Selain itu, ini juga berguna demi mengatur space atau ruang yang ada di gudang penyimpanan.

  1. Menyimpan persediaan secara teratur dengan mengelompokkannya

Fungsi dari gudang selain sebagai tempat penyimpanan tentunya sebagai tempat untuk mengklasifikasi ataupun mengelompokkan barang atau produk yang ada termasuk persediaan yang harus disusun secara rapi dan berkelompok. Biasanya pada sebuah perusahaan besar, barang-barang persediaan tersebut akan diberikan sebuah kode serta spesifikasi barang, sehingga akan mudah untuk ditemukan bila suatu saat akan keluar, maupun yang baru masuk

Selain itu, penyimpanannya pun biasanya menggunakan sebuah pallet dan rak agar tetap menjaga keamanan dan kondisi barang tersebut tetap baik.